Berkarakter, Kompeten, Mandiri

Salasatu program sosial yang dimiliki oleh SMP Barunawati Surabaya yang satu ini patut untuk diapresiasi. Mengapa demikian? Karena 4x pendistribusian program SERU ini telah banyak membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam pembayaran SPP. Program SERU
Sistemnya yaitu seluruh siswa mulai dari kelas 7, 8 dan 9 berbondong bondong untuk mengumpulkan dana sebesar SEribu RUpiah setiap hari yang dikoordinir oleh bendahara kelas masing-masing lalu dana tersebut akan dikumpulkan pada guru yang bertugas. Kemudian dana tersebutlah yang akan di distribusikan pada siswa yang dapat dikatakan layak untuk mendapatkan bantuan berupa pembayaran SPP.
Layak dalam hal ini tentunya bukanlah siswa yang sembarangan. Siswa yang mendapat bantuan ini telah melalui proses seleksi yang dilakukan oleh walikelas masing-masing. Adapun kriterianya yaitu siswa yang terkendala dalam pembayaran SPP dan siswa yang mendapatkan nilai yang baik dalam akademik maupun non akademik. Sehingga bantuan ini benar-benar diberikan oleh orang yang tepat.
Program seru beberapa waktu yang lalu di berikan pada siswa kelas 9 dan untuk kali ini waktunya siswa kelas 7 dan kelas 8. Untuk beberapa nama yang lolos mendapatkan bantuan yakni:
AFRINA HUDAYA (7A)
SYIVA ZANDY ARETHALYTA (7B)
PATRISYA ANASTA MANOMPO (8A)
JOVELA SURYA (8B)
MUTIARA UMMU (8C)
RADITYA DANUARTHA (8D)
Bantuan program tersebut langsung di berikan pada wali murid dan siswa yang bersangkutan dengan di dampingi oleh walikelas masing-masing."Syukur Alhamdulillah dengan adanya program ini semoga dapat banyak lagi membantu siswa sehingga dapat memotivasi belajar siswa agar tidak patah semangat untuk meraih cita-cita." Ujar bu Marina Kurniasari, M.Pd selaku kepala sekolah SMP Barunawati Surabaya
Dengan di tutup oleh doa yang di pandu oleh bapak Sarbani, S.Ag selaku WAKA Kurikulum kegiatan pendistrusian program seru pada periode ini berakhir. Dan terimakasih yang sebesar-besarnya untuk seluruh siswa SMP Barunawati Surabaya atas solidaritas yang luar biasa sehingga program ini dapat terus berjalan. Semoga untuk periode berikutnya dapat lebih banyak membantu siswa yang mengalami kesulitan sehingga tak ada lagi siswa yang putus sekolah.